LAPORAN PRAKERIN TKJ
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNOLOGI JARINGAN BERBASIS LUAS (TJBL)
Disusun oleh:
Nama : NINIS KHOMDIYAH
Kelas : XI (SEBELAS)
Kompetensi Keahlian : TKJ (TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
SMK N 7 KENDAL
TAHUN AJARAN 2019/2020
DAFTAR ISI
1. HALAMAN JUDUL
2. TUJUAN
3. DASAR TEORI
4 . LANGKAH PERCOBAAN
5. LANGKAH PERCOBAAN
6. TUGAS PENDAHULUAN
7. ANALISIS DATA
8. KESIMPULAN
1. TUJUAN
a. Mengenal operating system Windows 2000 server
b. Mengenal dasar-dasar servis pada Windows 2000 server
c. Mengetahui fungsi dan manfaat IIS, DNS dan penambahan feature pada Windows 2000 server
d. Mengetahui langkah-langkah cara implementasi IIS, DNS dan penambahan feature pada Windows
2000 server
2. Dasar Teori
Model Client-Server
Pada model ini, host yang melakukan request dinamakan client sedangkan host yang memberi
respon dinamakan server. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut :
Gambar 4.1 Konfigurasi client server
Web client maupun web server berupa program, yang memiliki fungsi berbeda. Web client sering
disebut web browser, yang berfungsi untuk melakukan request. Web browser yang paling banyak
digunakan di pasaran yaitu Microsoft Intenet Explorer. Web server sendiri merupakan program yang
bertugas “mendengarkan“ request yang datang lalu memberi respon yang sesuai. Program yang paling
banyak digunakan yaitu Apache.
Windows 2000 Server
Windows 2000 Server / Windows 2000 Advanced Server merupakan network operating system
keluaran Microsoft yang merupakan salah satu jenis network operating system yang banyak digunakan
saat ini selain net-OS lainnya seperti Linux, Novell, OS/2 dan sebagainya. Windows 2000 Server
Implementasi IIS, DNS, DHCP, FTP dan Remote Desktop pada Windows 2000 Server
merupakan pengembangan dari net-OS sebelumnya yaitu Windows NT-4 yang mewarisi kemampuan
dan kehandalannya di jaringan komputer.
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Win2000 ini adalah factor keamanan yang dapat
diberikan pada jaringan, hal ini karena WinNT maupun Win2000 menggunakan file system yang berbeda
yaitu NTFS.
Dengan Win2000 Server, administrator akan mudah untuk mengatur jaringannya karena telah
dilengkapi dengan banyak fasilitas yang tidak terdapat pada OS buatan Microsoft sebelumnya seperti
Win95 maupun Win98. Sebagai sebuah server Win2000 memiliki fasilitas atau dapat berfungsi sebagai
antara lain DHCP, DNS, WINS, RAS, IIS, VPN, user managemen, sharing, monitoring jaringan, SMS,
SQL dan masih banyak lagi yang tidak mungkin dapat dibahas satu persatu pada modul ini.
Web Server dengan IIS
Web server merupakan server yang menampung dokumen-dokumen dalam format HTML yang
akan didownload oleh client melalui web browser. Client akan mendownload dokumen-dokumen tersebut
dan menginterpretasikan tag-tag html didalam nya sesuai dengan format nya masing-masing ( tiap web
browser berbeda format interpretasi nya ). Dalam lingkungan Microsoft Windows, IIS merupakan web
server yang umum digunakan, karena web server ini disertakan secara langsung pada cd installer nya,
selain itu konfigurasinya tidak terlalu rumit ( karakteristik aplikasi yang berjalan pada Microsoft Windows ).
Namun harap diperhatikan bahwa web server yang menggunakan IIS seringkali dapat dijebol
oleh cracker-cracker, oleh karena itu banyak usaha yang harus dilakukan oleh seorang admin yang
menggunakan IIS sebagai web server untuk melindungi server tersebut ( seperti ikut bergabung dalam
milis-milis security ). Kita tidak akan membahas terlalu dalam mengenai masalah security, namun akan
diperkenalkan mengenai cara instalasi dasar IIS pada Microsoft Windows 2000 server sehingga server
tersebut dapat menampung data dokumen-dokumen HTML dan menampilkan nya pada browser client.
Agar webserver tersebut dapat diakses oleh komputer lain dalam jaringan terdapat beberapa
parameter yang harus dikonfigurasi lebih lanjut seperti DNS yang akan dibahas pada bahasan selanjut
nya.
Domain Name Service
Domain Name Service (DNS) adalah suatu set protocol dan service yang memungkinkan user
dari suatu jaringan untuk menggunakan nama suatu network resources yang lebih “user friendly” dan
tersusun secara hirarkis dari pada menggunakan IP addressnya yang sulit diingat. Dengan kata lain DNS
berfungsi untuk menterjemahkan nama-nama dari host komputer ke IP addressnya maupun sebaliknya. Implementasi IIS, DNS, DHCP, FTP dan Remote Desktop pada Windows 2000 Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Berfungsi untuk memberikan IP Address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protocol
TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu range IP
Address yang dapat diberikan kepada DHCP client.
FTP (File Transfer Protocol)
FTP adalah protokol yang digunakan dalam mentransfer file. Operasi protokol FTP ini sederhana yaitu
client FTP dapat melihat direktori, memindah file dari dan ke server FTP. FTP menggunakan dua jenis
hubungan yaitu :
1. Control Connection
Digunakan pada hubungan client – server yang normal. Server secara pasif membuka hubungan
pada port 21. Kemudian client secara aktif membuka port 21 untuk membangun control connection.
2. Data Connection
Hubungan ini memaksimalkan ukuran data yang ditransfer, karena hubungan ini untuk transferfile
Remote Desktop
Ini merupakan suatu tool yang diberikan oleh Microsoft yang berfungsi agar user dapat mengaccess suatu PC dengan menggunakan PC yang lain. Dengan ini kita dapat menggunakan PC tersebut
seperti layaknya berada di depan PC tempat kita melakukan pekerjaaan.
3. Peralatan Praktikum
1. PC komputer yang terhubung ke jaringan sebagai server dan client.
2. OS Windows 2000 server (telah terinstal pada komputer).
3. CD Installer Windows 2000
4. Langkah-Langkah Praktikum
Instalasi Server IIS
1. Instalasi IIS
Sebelumnya komputer sudah harus ter-install IIS (Internet Information Service). Click
Start/Setting/Control Panel/Add & Remove Software/Add Windows Component/ check pada
Internet Information Service (IIS) kemudian masukkan CD Installer Windows 2000 ke CD-ROM dan
klik Next
2. Proses Konfigurasi IIS
1. Setelah terinstall, click Start/Administrative Tools/Internet Services Manager. Click
Action/New/Website/Website Creation Wizzard, lalu click Next
2. Website Description (untuk deskripsi website), isi dengan “mywebsite”, click Next.
3. IP Address & Port Settings
• Isi IP Address sesuai IP pada komputer yang bersangkutan
• Isi TCP Port dengan 80, Click Next.
4. Website Home Directory
Pada Path, masukkan path yang sesuai dengan file dari homepage /website anda, atau tekan
browse dan sesuaikan dengan folder tempat file anda disimpan.
5. Website Access Permissions (keamana untuk access directory anda), Click Next lalu Finish.
6. Lalu Click kanan pada “mywebsite/properties”. Click pada documents/Add, isi dengan file
yang berisi homepage anda agar bisa dikenali (misal: index.html). Click Apply.
7. Click Directory Security, lalu tekan Edit pada block Address & Domain Name Restrictions,
lalu tekan Add.
Click Granted Access (untuk membatasi ip mana saja yang tidak boleh mengakses website
kita), lalu tekan Add.
• Single computer : satu komputer.
• Group : untuk network id yang sama.
• Domain Name : dengan deomain yang sama.
Click Denied Access(untuk membatasi ip mana saja yang boleh mengakses website kita), lalu
tekan Add.
• Single computer : satu komputer.
• Group : untuk network id yang sama.
• Domain Name : dengan deomain yang sama.
Sekarang Web Server anda dapat bekerja, untuk dapat melihatnya maka coba panggil IP web
server anda dari komputer lain yang terhubung dengan jaringan
.8. Untuk melihat isi homepage tersebut, maka bukalah internet explorer dan ketikan http://localhost
( localhost dapat diganti dengan nama computer atau 127.0.0.1 ) pada address bar. Tampilan
awal homepage merupakan informasi mengenai IIS.
9. Untuk meletakan isi website pada server IIS, maka letakan page tersebut pada direktori
“c:\inetpub\wwwroot” dan beri nama default.htm atau default.asp. Sekarang apabila anda
mengetikan http://localhost maka page default.htm tersebut akan ditampilkan pada browser.
10. Jika direktori web di drive lain lakukan pembuatan virtual directory
Latihan
Lakukan Instalasi IIS dikomputer masing-masing dan buat script HMTL
5. Tugas pendahuluan
1. Secara kata dan dan istilah apa itu komputer? Jelaskan!
Jawab:
Suatu alat elektronik yang mampu melakukan tugas yaitu menerima memproses input sesuai dengan intruksi yang diberikan
2. Bagaimana langkah langkah setting AP untuk hotspot?
Jawab:
1. Memasang kabel power pada IP
2. Memasang konektor RJ45 ke IP dan CPU
3. Klik pada kontrol panel
4.Klik network and sharing center
5.Klik pada setting adapter
6.Pilih lokal area network bila sudah klik kanan pada properties
7.Pilih versi4 -> PROPERTIES -> ubah pada alamat IP -> klik OK bila sudah
8.Pilih situs web paa mozilla firefox
9.Masukan kode IP (192.168.1.12)
10.Bila sudah tekan enter atau OK
11.Lalu akan muncul username&password (admin)
12.Tekan OK dan akan masuk TPLINK
13.Klik wireless untuk pengganti nama hostpot
14.Tekan OK
3.Apa fungsi SO? Sebut dan jelaskan!
Jawab:
~Pengendalian perangkat keras atau hardware
~ Pengelolaan file dan folder
~ Menejemen interaksi
~Menejemen aplikasi
4.Sebutkan mode instalasi so linux
Jawab :
~GUI
~CLI
5.Sebutkan macam macam standar WLAN IEEE
Jawab :
~IEEE.802.11B
Frekuensi = 2,45 ghz
Kecepatan = 5,5 mbps
Metode = DSSS
~IEEE.802.11A
Frekuensi = 5,8 ghz
Kecepatan = 5,4 mbps
Metode = OFDM
~IEEE.802.11G
Frekuensi = 2,45 ghz
Kecepatan= 5,4 mbps
Metode = OFDM
6. Analisis data
Berdasarkan definisi yang diberikan Wi-Fi Alliance di atas, untuk lebih mudah memahami Wi-Fi , kita kembali melihat ke belakang dimana keberadaan Wi-Fi tidak terlepas dari WLAN dan LAN. Agar lebih mudah saya ilustrasikan dengan gambar-gambar berikut.
1. LAN (Local Area Network)
Sebuah jaringan yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya melalui sebuah Hub/Switch dengan menggunakan kabel LAN yang dikontrol oleh sebuah komputer server. Jaringan LAN juga dilengkapi router dan modem untuk koneksi ke jaringan internet dan dibagikan ke setiap komputer di dalam jaringan sehingga masing-masing komputer pun dapat mengakses internet dibawah kontrol komputer induk atau server. Struktur jaringan LAN sebenarnya sangat kompleks, namun ini sekedar gambaran sederhananya agar lebih mudah dipahami.
Jaringan LAN ini banyak digunakan di kantor-kantor atau perusahaan, untuk saling bertukar data, kirim email diantara sesama karyawan di kantor atau perusahaan tersebut.
Sebuah jaringan yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer lainnya melalui sebuah Hub/Switch dengan menggunakan kabel LAN yang dikontrol oleh sebuah komputer server. Jaringan LAN juga dilengkapi router dan modem untuk koneksi ke jaringan internet dan dibagikan ke setiap komputer di dalam jaringan sehingga masing-masing komputer pun dapat mengakses internet dibawah kontrol komputer induk atau server. Struktur jaringan LAN sebenarnya sangat kompleks, namun ini sekedar gambaran sederhananya agar lebih mudah dipahami.
Jaringan LAN ini banyak digunakan di kantor-kantor atau perusahaan, untuk saling bertukar data, kirim email diantara sesama karyawan di kantor atau perusahaan tersebut.
2. WLAN (Wireless Local Area Network).
Hampir sama dengan LAN, namun koneksi antar perangkat komputer di dalam jaringan tidak menggunakan kabel tapi menggunakan sinyal gelombang radio yang dipancarkan oleh sebuah akses point (Access Point, AP) sebagai pengganti Hub/Switch dalam jaringan LAN. Dan masing-masing komputer di dalam jaringan WLAN dilengkapi Wireless Adapter untuk bisa menerima sinyal radio yang dipancarkan oleh Akses Point.
Hampir sama dengan LAN, namun koneksi antar perangkat komputer di dalam jaringan tidak menggunakan kabel tapi menggunakan sinyal gelombang radio yang dipancarkan oleh sebuah akses point (Access Point, AP) sebagai pengganti Hub/Switch dalam jaringan LAN. Dan masing-masing komputer di dalam jaringan WLAN dilengkapi Wireless Adapter untuk bisa menerima sinyal radio yang dipancarkan oleh Akses Point.

Dan Wi-Fi adalah bentuk lain dari WLAN yang menggunakan teknologi jaringan wireless sesuai dengan standard 802.11 IEEE. Jadi,
Wi-Fi = WLAN + standard 802.11
Istilah Wi-Fi tidak memiliki arti atau singkatan. Wi-Fi bukan singkatan dari Wireless Fidelity, yang sebagian kita beranggapan seperti itu. Seolah-olah sama dengan istilah “Hi-Fi” yang merupakan singkatan dari High Fidelity untuk menggambarkan teknologi sistem tata suara (sound system) kualitas tinggi.
Memang, setelah beberapa waktu ditetapkanya nama Wi-Fi sebagai brand name-nya, Wi-Fi Alliance membuat slogan iklan yang berbunyi “The Standard for Wireless Fidelity”. Akibat slogan ini masyarakat menganggap Wi-Fi singkatan dari Wireless Fidelity sesuai dengan bunyi slogan tersebut. Padahal maksud Wi-Fi Alliance bukan seperti itu. Wi-Fi hanya sebuah nama yang dianggap dapat menarik perhatian (catchy) yang menggambarkan sebuah teknologi koneksi jaringan wireless daripada penggunaan nama WLAN yang dianggap kurang keren dan kurang menggambarkan “kehebatan” teknologi Wi-Fi. Di mana waktu itu teknologi WLAN sendiri memiliki banyak kekurangan.
Istilah Wi-Fi pertama kali muncul secara komersial di bulan Agustus 1999. Dan kini, teknologi Wi-Fi tidak hanya terdapat pada komputer, hampir semua barang elektronik “smart” yang ingin koneksi ke jaringan internet dari hotspot atau akses point dipastikan memiliki teknologi ini, seperti smartphone, smartTV, tablet, laptop/PC dan sebagainya. Dan istilah Wi-Fi menjadi identik dengan internet dengan struktur jaringan yang sederhana dan telah masuk ke rumah-rumah alias terjangkau. Berbeda sekali dengan WLAN dan LAN yang hanya terdapat di perusahaan atau kantor besar yang struktur jaringannya sangat kompleks dan mahal.
Dan berikut gambar ilustrasi jaringan Wi-Fi di rumah-rumah atau di tempat-tempat seperti restoran atau cafe yang menyediakan akses internet bagi anggota keluarga di rumah atau pelanggan-pelanggannya.
Akses point, Router dan Modem telah dikemas dalam satu produk yang kadang disebut Wi-Fi modem atau Wireless router atau modem router. Hanya bermodalkan sebuah Wireless router atau Wi-Fi modem yang terpasang paralel dengan telpon rumah, sudah dapat menikmati akses internet broadband untuk semua anggota keluarga. Tanpa sadar kita telah memiliki sebuah jaringan WLAN di rumah yang dulunya terkesan begitu kompleks dan mahal. Ditambah lagi dengan teknologi jaringan DLNA, untuk saling berbagi media diantara perangkat digital di rumah tanpa direpotkan oleh seutas kabel pun.
Belum lagi nanti muncul teknologi Streaming Media dan IPTV (Internet Protocol TV) yang menyajikan siaran TV kualitas HD masuk ke rumah-rumah. Sepertinya paket Indie Home dari Telkom sedang gencar berpromosi. Salah satu isi paketnya adalah berupa IPTV ini. Semua ini berawal dari sekeping Wi-Fi modem yang masuk ke rumah-rumah. Semakin banyak kemudahan dan hiburan masuk ke rumah-rumah. Semoga tidak lupa sama yang memberi kemudahan dan kenikmatan ….
7. KESIMPULAN
Jaringan WAN merupakan gabungan antara jaringan LAN dan MAN yang dihubungkan menjadi satu dalam saluran telepon atau satelit. Hanya saja jaringan ini mencangkup wilayah yang lebih luas.
Dengan adanya jaringan WAN kita bisa meminimalisir biaya yang berlebih pada sebuah perusahaan karena kita bisa saling sinkronisasi antar perusahaan. Kita juga dapat terhubung dengan jaringan Internet, dengan jaringan Internet transfer file pada tempat yang saling berjauhan dapat dilakukan dengan cepat menggunakan email.



Komentar
Posting Komentar